Pendamping Setia Nabi Musa
Nabi Harun AS adalah saudara kandung Nabi Musa AS yang juga diangkat Allah sebagai nabi. Ketika Allah memerintahkan Musa pergi menghadap Firaun, Musa meminta agar saudaranya Harun dijadikan pendamping dan pembantu dalam tugasnya karena Harun lebih fasih berbicara. Allah mengabulkan permintaan tersebut dan menjadikan Harun sebagai nabi bersama Musa.
Menjaga Bani Israil
Ketika Musa pergi ke Bukit Sinai untuk menerima wahyu Taurat selama empat puluh malam, Harun ditinggalkan untuk menjaga dan memimpin Bani Israil. Namun dalam ketiadaan Musa, Samiri berhasil menyesatkan sebagian besar Bani Israil untuk menyembah patung anak sapi dari emas. Harun berusaha keras mencegah mereka namun tidak berdaya menghadapi kekerasan mereka.
Teladan Kelembutan
Nabi Harun dikenal sebagai nabi yang lembut, santun, dan penuh kasih sayang. Ketika Musa kembali dari Sinai dan marah melihat kaumnya menyembah berhala, Harun dengan tenang menjelaskan bahwa ia tidak memiliki kemampuan untuk memaksa mereka. Kelembutan Harun menjadi pelengkap yang sempurna bagi ketegasan Musa dalam memimpin Bani Israil.
Allah SWT berfirman: "Dan Kami telah menganugerahkan kepadanya (Musa) sebagai rahmat Kami, saudaranya Harun, yang juga seorang nabi." (QS. Maryam: 53)